Karya yang juga cukup terkenal juga dari simmel adalah The Philosophy Of
Money (Teori filosofi Uang). Dalam Karyanya ini Simmel memusatkan perhatian
pada kemunculan perekonomian uang dalam masyarakat modern yang terpisah dari
individu dan mendominasi individu.
Menurut pandangan Simmel kultur dalam kehidupan masyarakat modern dan
seluruh komponen-komponen nya yang beraneka ragam dan semakin kompleks itu (termasuk
ekonomi uang) akan berkembang, dan begitu sudah berkembang maka arti
penting atau peran individu akan mulai menurun. Misalnya, ketika tekhnologi
industry yang menyertai perkembangan ekonomi berkembang kearah yang lebih
modern dan semakin canggih, maka Skill tenaga kerja secara individual
makin kurang penting, karena sudah mulai tergantikan dan tercover oleh
mesin.
Secara Lebih umum lagi, Simmel juga berpendapat bahwa dalam kehidupan
modern perkembangan kultur yang lebih luas menyebabkan peran individu akan
semakin menurun.
Dalam karyanya The Philosophy Of Money, Simmel menyatakan bahwa uang
dapat menyebabkan perubahan pola interaksi. Misalnya, pada zaman dahulu, ketika
belum terdapat uang maka orang akan melakukan kegiatan ekonomi (jual beli)
dengan cara barter, tetapi setelah kemunculan uang sebagai alat tukar,
masyarakat merasa lebih mudah melakukan kegiatan ekonomi dan transaksi
perdagangan, karena membawa uang jauh lebih mudah dan praktis dibandingkan
dengan cara lama yaitu barter yang dianggap lebih rumit dan standarnya yang
tidak jelas.
Pertukaran ekonomi menurut Simmel juga merupakan suatu interaksi sosial. Ketika
transaksi moneter menggantikan barter, maka terjadi perubahan penting dalam
bentuk interaksi atau pelaku sosial dalam kehidupan masyarakat.
Dalam pengamatan Simmel, manusia modern telah menjadikan uang sebagai
tujuan utama, padahal sebetulnya uang hanya merupakan sarana. Bersamaan dengan
itu, muncullah dampak-dampak negative terhadap individu, seperti sinisme.
Dampak ekonomi lainnya adalah reduksi nilai-nilai dalam kehidupan manusia,
misalnya : banyak manusia yang menilai sesuatu banyak berdasarkan uang, dan
menganggap uang adalah segala-galanya. Selain menunjukkan dampak negative dari
fenomena uang, Simmel juga menegaskan semua yang terkait dengan uang termasuk
dampak negative nya juga tergantung pada manusia itu sendiri. Akan tetapi dia
juga mengatakan bahwa uang hanyalah sarana, bukan tujuan utama.
Terkait dengan interaksi, Uang juga memungkinkan orang untuk mengatasi dan
memenuhi kebutuhannya dalam transaksi ekonomi. Dan pada akhirnya hal tersebut
juga akan memicu seseorang untuk terlibat interaksi dengan orang lain
dalam usahanya memenuhi kebutuhannya yang dilakukan dengan cara
bertransaksi dengan menggunakan uang.
Uang juga dapat mempengaruhi dan mempertinggi kebebasan individu,
terlebih bagi mereka yang mempunyai cukup uang. Gaya hidup individu mulai
mengalami pergeseran, tidak lagi terlalu banyak ditentukan oleh kebiasan
dan tradisi , akan tetapi Gaya hidup individu lebih ditentukan karena
sumber-sumber keuangan yang mereka miliki untuk membeli
perlengkapan-perlengkapan yang perlu untuk gaya hidup yang sudah mereka
tentukan.
Jadi
Secara garis besar, dalam karyanya Philosophy Of Money Simmel mencoba
menganalisis mengenai pengaruh adanya uang sebagai alat tukar terhadap
perubahan gaya hidup manusia.sumber :
George Ritzer, Douglas J.
Goodman.2004.Teori Sosiologi Klasik.Kreasi wacana: Yogyakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar