Translate

Kamis, 10 Januari 2013

Tahukah Kamu ?

Tahukah kamu kebanyakan orang berbicara dengan kecepatan 120 kata per menit,atau dua kata per detik. Beberapa orang dapat berbicara antara 160-195 kata per-menit.

Tahukah kamu Pensil pertama kali diciptakan pada tahun 1565 di Inggris, tetapi baru seabad kemudian diproduksi secara massal di Jerman.

Adanya arus globalisasi yang makin kuat melanda Indonesia. Arus globalisasi, di satu pihak, makin memperburuk kecenderungan konsumtif bangsa Indonesia. Di lain pihak, globalisasi mendorong sumber daya alam dan modal yang ada di Tanah Air tersedot ke negara-negara lain yang memanfaatkannya secara lebih efisien. Akibatnya, produktivitas sumber daya manusia kita menurun karena faktor-faktor produksi komplimenternya tersedot ke negara lain.

Selain itu, globalisasi yang sangat bebas, mengikis ketahanan sosial budaya masyarakat Indonesia. Apalagi kalangan remajanya, yang selalu bersikap konsumtif untuk mengikuti gaya terbaru yang sedang in  masuk ke Indonesia.
Untuk berita selengkapnya klik disini

Selasa, 01 Januari 2013

The Philosopy of Money Georg Simmel



Karya yang juga cukup terkenal juga dari simmel adalah The Philosophy Of Money (Teori filosofi Uang). Dalam Karyanya ini Simmel memusatkan perhatian pada kemunculan perekonomian uang dalam masyarakat modern yang terpisah dari individu dan mendominasi individu.
Menurut pandangan Simmel kultur dalam kehidupan masyarakat modern dan seluruh komponen-komponen nya yang beraneka ragam dan semakin kompleks itu (termasuk ekonomi uang) akan berkembang, dan begitu sudah berkembang maka arti penting atau peran individu akan mulai menurun. Misalnya, ketika tekhnologi industry yang menyertai perkembangan ekonomi berkembang kearah yang lebih modern  dan semakin canggih, maka Skill tenaga kerja secara individual makin kurang penting, karena sudah mulai tergantikan dan tercover oleh mesin.

  Secara Lebih umum lagi, Simmel juga berpendapat bahwa dalam kehidupan modern perkembangan kultur yang lebih luas menyebabkan peran individu akan semakin menurun.
Dalam karyanya The Philosophy Of Money, Simmel menyatakan bahwa uang dapat menyebabkan perubahan pola interaksi. Misalnya, pada zaman dahulu, ketika belum terdapat uang maka orang akan melakukan kegiatan ekonomi (jual beli) dengan cara barter, tetapi setelah kemunculan uang sebagai alat tukar, masyarakat merasa lebih mudah melakukan kegiatan ekonomi dan transaksi perdagangan, karena membawa uang jauh lebih mudah dan praktis dibandingkan dengan cara lama yaitu barter yang dianggap lebih rumit dan standarnya yang tidak jelas.

        Pertukaran ekonomi menurut Simmel juga merupakan suatu interaksi sosial. Ketika transaksi moneter menggantikan barter, maka terjadi perubahan penting dalam bentuk interaksi atau pelaku sosial dalam kehidupan masyarakat.
Dalam pengamatan Simmel, manusia modern telah menjadikan uang sebagai tujuan utama, padahal sebetulnya uang hanya merupakan sarana. Bersamaan dengan itu, muncullah dampak-dampak negative terhadap individu, seperti sinisme. Dampak ekonomi lainnya adalah reduksi nilai-nilai dalam kehidupan manusia, misalnya : banyak manusia yang menilai sesuatu banyak berdasarkan uang, dan menganggap uang adalah segala-galanya. Selain menunjukkan dampak negative dari fenomena uang, Simmel juga menegaskan semua yang terkait dengan uang termasuk dampak negative nya juga tergantung pada manusia itu sendiri. Akan tetapi dia juga mengatakan bahwa uang hanyalah sarana, bukan tujuan utama.
        Terkait dengan interaksi, Uang juga memungkinkan orang untuk mengatasi dan memenuhi kebutuhannya dalam transaksi ekonomi. Dan pada akhirnya hal tersebut juga akan memicu seseorang untuk terlibat interaksi dengan orang lain  dalam usahanya memenuhi kebutuhannya yang dilakukan dengan cara bertransaksi dengan menggunakan uang.
        Uang juga dapat mempengaruhi dan mempertinggi kebebasan individu,  terlebih bagi mereka yang mempunyai cukup uang. Gaya hidup individu mulai  mengalami pergeseran, tidak lagi terlalu banyak ditentukan oleh kebiasan dan tradisi , akan tetapi Gaya hidup individu lebih ditentukan karena sumber-sumber keuangan yang mereka miliki untuk membeli perlengkapan-perlengkapan yang perlu untuk gaya hidup yang sudah mereka tentukan.          
Jadi Secara garis besar, dalam karyanya Philosophy Of Money Simmel mencoba menganalisis mengenai pengaruh adanya uang sebagai alat tukar terhadap perubahan gaya hidup manusia.

sumber :
George Ritzer, Douglas J. Goodman.2004.Teori Sosiologi Klasik.Kreasi wacana: Yogyakarta.

Anak TK tersetrum

Kasus ini sungguh sangat mencengangkan, karena yang menjadi korban meninggal adalah seorang anak TK. Hal ini tentunya tidak terlepas dari peran orang tua sebagai pengawas sosial bagi anak. Kelalaian orang tua menjadi faktor masalah yang terjadi pada anak. Apalagi seorang anak yang masih TK, cenderung tidak memikirkan terlebih dahulu akibat dari perbuatannya.

http://regional.kompas.com/read/2012/12/05/19563072/Anak.TK.Tewas.Tersetrum?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Ktswp

Tahukah kamu?

-Nama panjang Auguste Comte adalah Isidore Marie Auguste François Xavier Comte
-Auguste Comte adalah Bapak Sosiologi Dunia

 

-Auguste Comte pernah menjadi gila karena patah hati

 

-Suku Kerinci yang mendiami dataran tinggi bukit barisan di sekitar Gunung Kerinci ternyata lebih tua dari suku Inka, Indian di Amerika

 

-Konflik terparah yang pernah terjadi di Indonesia adalah antara Maluku dan Maluku Utara, yang mengakibatkan 8 ribu sampai 9 ribu korban meninggal dunia dan 700.000 warga lainnya mengungsi

 

-Stadion Utama Gelora Bung Karno merupakan Stadion termegah di Indonesia

 

-Emil Durkheim terkenal dengan teori Bunuh Dirinya

 

-Jam saku tertua berumur 502 tahun, yang dibuat oleh  Peter Henlein pada tahun 1510